Pemerintah Gampong Juli Meunasah Tambo Dirikan Dapur Umum untuk Warga Terdampak Banjir
Dapur umum tersebut dibuka selama tiga hari, yakni dari tanggal 26 hingga 28 November 2025, dan berlokasi di depan kantor keuchik. Setiap hari, tim dapur umum memasak dan menyalurkan makanan siap santap bagi warga yang rumahnya terendam banjir maupun terdampak secara tidak langsung akibat kondisi cuaca ekstrem.
Keuchik Mursal, SE menyampaikan bahwa pendirian dapur umum ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah gampong untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama di saat situasi darurat.
“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang kekurangan makanan selama musibah ini. Dengan gotong royong, kita bisa saling menguatkan,” ujarnya.
Meskipun wilayah gampong mengalami pemadaman listrik selama bencana berlangsung, hal tersebut tidak mengurangi semangat perangkat gampong dan para relawan. Proses memasak tetap dilakukan menggunakan peralatan manual, dan distribusi makanan berjalan setiap waktu makan.
Pemerintah gampong juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemuda dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Semangat kebersamaan dan rasa saling tolong-menolong menjadi kunci bagi Gampong Juli Meunasah Tambo dalam menghadapi situasi darurat.
Dengan berakhirnya masa operasional dapur umum pada 28 November 2025, pemerintah gampong tetap bersiaga dan siap melakukan langkah lanjutan apabila kondisi cuaca kembali memburuk atau masyarakat masih membutuhkan bantuan.




Posting Komentar